Jurnal Haji – Ujian Besar saat Armina

Masalah toilet itu sederhana tetapi tidak sederhana, ‘Ah, cuma urusan buang air masa repot,’ tentu tidak repot jika yang membutuhkan hanya kau dan aku, hehe. masalahnya yang membutuhkan toilet itu bukan seratus dua ratus orang, tapi juta, itulah kenapa menjadi ujian besar bagi jamaah.

Yang pasti doa gw untuk masalah toilet armina ini dimulai sejak ramadhan ampeee sebelum armina. Alhasil ijabah. Perut dan vesica urinaria bersahabat banget.

Rasanya batin gw bisa ngomong ama usus dan kandung kencing supaya pada kalem. Dalam 48 jam dia cuma perlu 2 kali ke sini. Itupun semua dengan kemudahan. Yang pertama ketemu wc yang ga diantriin orang karena emang krannya patah (jadi air ngucur terus) dan ga ada slot pintunya.

Gw ambil aja trus gw akrobatik gimana caranya urusan wc gw selesai. Yang kedua ke wc pas menjelang adzan maghrib, orang2 dah mo solat dan tetep ke wc yang tak terpilih tapi ada orang mo megangin.
Yang ketiga pas di mudzdalifah. Mules muncul pas orang2 antri mo naik bis. Jadi wc banyak yang kosong.

Nb: itu seng2 penyekat ambruk pas badai
Nb: untuk masalah WC pun. Kita harus berdoa minta kemudahan pada Allah. 

Sekian

Sebelumnya

Tips Haji - Usahakan Full Protection

Sesudahnya

Jurnal Haji - Melihat Ka'bah Hati Ini Bergetar